Langsung ke konten utama

Bahayanya Kanker Leher Rahim


kanker leher rahim atau biasa disebut kanker serviks merupakan penyakit yang hanya menyerang wanita. Kanker serviks adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Human Papiloma Virus (HPV).

Serviks adalah bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina. Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan pada wanita. Menurut data Kemenkes RI, terjadi 15000 kasus kanker setiap tahunnya di Indonesia. Virus ini termasuk virus ganas karena mengalami pembelahan dengan cepat, tidak terkendali dan tanpa disadari. Kanker serviks ini tidak menunjukkan gejala yang khas pada stadium awal, namun pada satdium lanjut dapat dilihat dengan gejala-gejala berikut:
1. Keputihan tidak biasa
2. Pendarahan post coitus
3. Pendarahan setelah menopause
4. Mengeluarkan cairan kekuningan
5. Berbau dan bercampur nanah

Penelitian mengungkapka bahwa angka harapan hidup pada penderita kanker serviks tergantung stadium yang dialami. Meskipun demikian, angka harapan hidup hanya hitungan persentase penderita yang masih hidup, lima tahun setelah didiagnosis menderita kanker serviks. Banyak penderita yang hidup lebih dari lima tahun setelah didiagnosis kanker serviks.

Pengobatan kanker serviks tergantung pada stadium. Adapun perawatan untuk penderita kanker serviks, diantaranya:
1. Prosedur berupa terapi radiasi eksternal, Braki terapi, Loopelectrical, excision procedure, Radioterapi, konisiasi serviks.
2. Kemotrapi yanitu pembunuhan sel-sel yang berkembang biak terlalu cepat.
3. Bedah Histerektomi, sevisektomi, bedah beku, limfa denektomi, dan diseksi kelenjar getah bening retroperitoneal.
4. Ke spesialis dokter OBGYN, ahli onkologi, ahli onkologi radiasi, dan penyedia perawatan primer (PCP).

Untuk para wanita sebaiknya melakukan skrining kanker serviks secara teratur bila aktif secara seksual. Tes pap smear merupakan alat skrining paling baik yang tersedia untuk deteksi dini kanker seviks, dan digunakan untuk mendeteksi sel-sel yang berpotensi bersifat pra-kanker maupun kanker pada serviks.


Komentar