Langsung ke konten utama

Postingan

Penyakit Malaria Dapat Mematikan

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plsmoodium. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit Plasmodium. Penyakit ini paling sering ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Parasit plasmoddium akan bergerak kehati dan berkembang biak kemudia menginfeksi sel darah merah. Gejala malaria terbagi beberapa macam, diantaranya: 1. Demam tertiana di infeksi Plasmodium Vivax dan Plasmodium Ovale, terjadi setiap 2 hari. 2. Demam kuartana di infeksi Plasmodium Malariae, terjadi setiap 3 hari. 3. Demam berulang di infeksi oleh Plasmodium Falciparum, berulang setiap 36-48 jam dan timbul 9-30 hari setelah terinfeksi. Pasien yang sudah terinfeksi oleh malaria akan menunjukkan gejala awal meneyerupai penyakit influenza. Gejala umum penyakit malaria adalah demam dan menggigil, disertai sakit kepala, mual, munta, diare, nyeri otot atau pegal-pegal. Gejala-gejala yang timbul bervariasi tergantung daya tahan tubuh penderita. Pengobatan m...
Postingan terbaru

Bahayanya Kanker Leher Rahim

kanker leher rahim atau biasa disebut kanker serviks merupakan penyakit yang hanya menyerang wanita. Kanker serviks adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Human Papiloma Virus (HPV). Serviks adalah bagian bawah rahim yang terhubung ke vagina. Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan pada wanita. Menurut data Kemenkes RI, terjadi 15000 kasus kanker setiap tahunnya di Indonesia. Virus ini termasuk virus ganas karena mengalami pembelahan dengan cepat, tidak terkendali dan tanpa disadari. Kanker serviks ini tidak menunjukkan gejala yang khas pada stadium awal, namun pada satdium lanjut dapat dilihat dengan gejala-gejala berikut: 1. Keputihan tidak biasa 2. Pendarahan post coitus 3. Pendarahan setelah menopause 4. Mengeluarkan cairan kekuningan 5. Berbau dan bercampur nanah Penelitian mengungkapka bahwa angka harapan hidup pada penderita kanker serviks tergantung stadium yang dialami. Meskipun demikian, angka harapan hidup hanya hitungan persentase...

Memahami Penyakit-Penyakit Simptomatis

Penyakit   adalah   suatu   keadaan   yang   tidak   diinginkan   oleh   siapapun,   karena disamping memberikan perasaan yang tidak menyenangkan, penyakit juga   sangat   menurunkan   atau   meniadakan   aktifitas   normal   manusia   dalam   kehidupannya.   Pemahaman   yang   tepat   mengenai   jenis   penyakit   akan   turut   menentukan pengobatan yang tepat.      Penyakit    simptomatis    merupakan    penyakit    yang    merupakan    suatu    gejala   yang   belum   dapat   ditentukan   secara   pasti   penyebabnya     (kausalitas).   Pada umumnya keadaan   ini tidak spesifik dan dapat saja hanyalah penyerta dari   suatu   penyakit   lain.   Pengobatan   yang   dilakuk...

Kenali Lebih dalam Penggolongan Obat Tradisional

Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun-temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Dampak positif obat tradisional yaitu:   1. Efek samping yang ditimbulkan lebih sedikit.   2. Memiliki banyak khasiat.   3. Lebih mudah digunakan.   4. Menuntaskan penyakit.   5. Harga murah.   6. Reaksi lambat Berdasarkan keputusan Kepala Badan POM RI No. HK.00.05.4.2411 tentang ketentuan pokok pengelompokan dan penandaan obat bahan alam Indonesia, obat tradisional dikelompokan menjadi tiga, yaitu jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka.   1. Jamu (Emperical Based Herbal Medicine)      Jamu adalah obat tradisional Indonesia yang dibuat dari tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral,      sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut, yang secara turun...

Cara Menangani Konstipasi (Sembelit)

Konstipasi atau sering disebut sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan dimana seseorang mengalami pengerasan feses yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. Frekuensi defekasi/buang air besar (BAB) yang normal adalah 3 sampai 12 kali dalam seminggu. Namun, seseorang baru dapat dikatakan konstipasi jika ia mengalami frekuensi BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu. Konstipasi menandakan kotoran yang melewati usus bergerak lebih lambat dari biasanya, sehingga kotoran menjadi lebih keras dan kering. Faktor-faktor penyebab kosntipasi anatara lain:    1. Penyakit  pada  saluran  cerna;  sindrom  iritasi  usus,  penyakit  saluran  cerna  atas,  penyakit         pada  anal  dan  rektum,  wasir,  tumor,  hernia,  volvulus  usus,  sifilis, TB, infeksi cacing, ...

Kenali Lebih Dalam Sebelum HIV Merusakmu

HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh yang dapat menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Virus tersebut berpotensi mengancam nyawa dan membahayakan kemampuan tubuh untuk menyerang infeksi dan penyakit. HIV bekerja dengan cara menghancurkan sel CD4 dalam tubuh. Sel CD4 adalah sel darah putih yang berperan penting dalam melawan infeksi dan penyakit yang mengancam tubuh. HIV adalah virus yang secara khusus menjadikan sel CD4 positif sebagai target serangan.  Proses HIV melumpuhkan sistem kekebalan tubuh manusia dengan cara mencari sel-sel CD4 positif di dalam tubuh, kemudian virus ini masuk ke sel CD4 positif untuk melumpuhkan dan menguasainya dengan cara memperbanyak diri di dalam sel CD4 positif ini. setelah melewati beberapa waktu, tubuh akan semakin banyak kehilangan sel-sel CD4 positif dan sistem kekebalan tubuh menjadi lemah. Karena sel-sel tubuh CD4 positif berkurang dalam tubuh, maka tubuh t...