Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plsmoodium. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit Plasmodium. Penyakit ini paling sering ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Parasit plasmoddium akan bergerak kehati dan berkembang biak kemudia menginfeksi sel darah merah.
Gejala malaria terbagi beberapa macam, diantaranya:
1. Demam tertiana di infeksi Plasmodium Vivax dan Plasmodium Ovale, terjadi setiap 2 hari.
2. Demam kuartana di infeksi Plasmodium Malariae, terjadi setiap 3 hari.
3. Demam berulang di infeksi oleh Plasmodium Falciparum, berulang setiap 36-48 jam dan timbul 9-30 hari setelah terinfeksi.
Pasien yang sudah terinfeksi oleh malaria akan menunjukkan gejala awal meneyerupai penyakit influenza. Gejala umum penyakit malaria adalah demam dan menggigil, disertai sakit kepala, mual, munta, diare, nyeri otot atau pegal-pegal. Gejala-gejala yang timbul bervariasi tergantung daya tahan tubuh penderita. Pengobatan malaria dilakukan dengan obat-obat anti malaria seperti kina.
Malaria berat biasanya disebabkan oleh P. falciparum yang sering disebut sebagai malaria falciparum. Malaria falciparuml sering menunjukkan gejala neurologis, termasuk postur abnormal, nistagmus, kelumpuhan tatapan konjugat (kegagalan mata untuk bergerak bersama-sama dalam arah yang sama), opistotonus, kejang, atau koma.
Penanganan penyakit malaria dilakukan dengan pemberian obat antimalaria, yang terdiri dari 5 jenis :
1. Skizontisid jaringan primer (untuk parasit praeritrosit) : proguanil, pirimetamin
2. Skizontisid jaringan sekunder (untuk parasite eksoeritrosit) : primakuin
3. Skizontisid darah (fase eritrosit) : kina, klorokuin, amodiakuin
4. Gametosit : primakuin
Pemanasan global merupakan salah satu penyebab atau mempengaruhi penyebaran malaria, tetapi tingkat keparahan dan distribusi geografis dari efek tersebut belum pasti.

Komentar
Posting Komentar